JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN – Tongkat komando Polres Madiun Kota resmi beralih kepada AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto. Sosok perwira menengah Polri kelahiran Balikpapan itu diperkenalkan kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan berbagai elemen daerah dalam acara malam pamit kenal Kapolres Madiun Kota di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, Sabtu (1/8/2026) malam.
AKBP Rizki Pratama menggantikan AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, yang kini mendapat amanah baru sebagai Kapolres Tulungagung. Pergantian kepemimpinan tersebut telah ditandai melalui serah terima jabatan (sertijab) di Gedung Semeru Polda Jawa Timur pada Selasa (28/7/2026).
Sebelum dipercaya memimpin Polres Madiun Kota, AKBP Rizki Pratama menjabat sebagai Assessor Madya Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri. Lulusan Akademi Kepolisian angkatan 2008 itu dikenal memiliki pengalaman yang seimbang di bidang sumber daya manusia maupun operasional kepolisian.
Lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 20 Desember 1983, AKBP Rizki Pratama telah menempuh berbagai penugasan di lingkungan Polri. Ia pernah bertugas di Polda Kalimantan Timur, mengikuti Operasi Tinombala selama dua periode setelah menyelesaikan pendidikan di PTIK, kemudian berdinas di Bareskrim Polri hingga Mabes Polri.
Selama perjalanan kariernya, AKBP Rizki Pratama juga menerima sejumlah penghargaan, di antaranya penghargaan personel berprestasi dari Kapolri pada 2021 serta Pin Emas dari Kapolri pada 2024 dan 2025.
Dalam sambutannya, AKBP Rizki Pratama mengaku bersyukur dapat mengemban amanah sebagai Kapolres Madiun Kota. Ia berharap dirinya bersama keluarga dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Kota Madiun.
"Saya dan keluarga berharap dapat diterima dengan baik di Kota Madiun. Kami merasa nyaman berada di kota ini. Suasananya mengingatkan saya pada Balikpapan yang juga kondusif," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya yang dinilai berhasil menjaga situasi keamanan dan membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah serta Forkopimda.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab baginya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Polres Madiun Kota.
Ia menegaskan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas Polri, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
"Keamanan adalah kebutuhan kita bersama. Tanpa situasi yang aman, aktivitas masyarakat, perekonomian, hingga investasi tidak akan berjalan optimal. Karena itu, saya berharap sinergi yang sudah terjalin baik selama ini dapat terus diperkuat," katanya.
AKBP Rizki Pratama juga mengaku siap belajar dari para senior, Forkopimda, dan tokoh masyarakat di Kota Madiun sebagai bekal menjalankan tugas barunya.
Dengan pengalaman hampir satu dekade di bidang operasional dan delapan tahun di bidang staf, ia optimistis dapat memperkuat soliditas internal Polres Madiun Kota sekaligus meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. (jum).