JATIMPOS.CO/BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengukuhkan Dr. Hj. Khodijatul Qodiriyah Hamid sebagai Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso tahun 2025, sekaligus melantik Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD, Jumat (20/6/2025). Acara ini menjadi tonggak awal memperkuat komitmen daerah dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD).
Dalam sambutannya, Dr. Khodijatul menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi amanah besar untuk mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas dan merata, terutama di pelosok desa.
"Pendidikan anak usia dini adalah pondasi penting dalam tumbuh kembang anak-anak. Usia dini merupakan masa emas atau golden age, ketika otak anak berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, perhatian terhadap PAUD merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah," ujar Dr. Khodijatul, Jum'at (20/06/2025).
Ia menambahkan bahwa Bunda PAUD harus mampu menjadi jembatan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga PAUD agar tercipta layanan pendidikan yang holistik dan integratif.
Layanan holistik-integratif yang dimaksud mencakup aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak. Semua aspek ini sangat penting dalam membentuk generasi yang sehat dan cerdas.
"Saya menyadari bahwa tugas ini tidak ringan. Namun dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, Insyaallah kita bisa memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan pendidikan anak usia dini di Bondowoso," lanjutnya.
Dirinya menekankan pentingnya peran orang tua di usia emas anak. Lima tahun pertama merupakan masa yang sangat menentukan, dan perlu adanya sinergi antara lingkungan internal (keluarga) dan eksternal (masyarakat dan lembaga PAUD).
Sementara itu, Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid, menyampaikan bahwa bunda PAUD adalah pondasi penting dalam mencetak generasi unggul bangsa. Ia menekankan bahwa masa usia dini adalah masa emas yang menentukan tumbuh kembang anak secara fisik, emosional, intelektual, dan sosial.
"Masa ini juga berkaitan erat dengan isu-isu penting seperti stunting. Maka, memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak sejak dini adalah investasi terbaik dalam pembangunan SDM," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD, namun keberhasilannya tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dan anggaran.
"Peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk Bunda PAUD dan Pokja, sangat menentukan. Bunda PAUD bukan hanya simbol, tetapi amanah sosial untuk memastikan pendidikan anak usia dini berjalan optimal," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamid juga mengucapkan selamat dan sukses atas pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso serta pelantikan Pokja Bunda PAUD. Ia menyebut momen ini sebagai tonggak penting dalam sinergi membangun pendidikan anak usia dini.
Beliau berharap setelah pengukuhan dan pelantikan ini, segera disusun program-program nyata yang adaptif dan inovatif, disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak dan karakteristik wilayah masing-masing.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan terus mendukung program PAUD melalui peningkatan kualitas lembaga, pelatihan tenaga pendidik, penyediaan sarana prasarana, dan penguatan kelembagaan Bunda PAUD serta Pokja.
"Kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan untuk mewujudkan layanan PAUD yang ideal. Sebab anak bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga tanggung jawab kita bersama," Pungkasnya. (Eko)