JATIMPOS.CO/KABUPATEN JEMBER - Sinergi antara Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia dalam mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan di wilayah eks Karesidenan Besuki (Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi) dan Lumajang, menggelar acara Dulur Sekarkijang (Digitalisasi untuk Seluruh Karesidenan Besuki dan Lumajang) di Alun-Alun Jember Nusantara.
Acara yang berlangsung meriah ini mengusung tema “Sinergi Memperkuat Ekonomi dan Keuangan Digital untuk Pertumbuhan Sekarkijang yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait), jajaran Forkopimda, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Beragam kegiatan digelar sepanjang hari, mulai dari Senam With QRIS, lomba mewarnai, permainan edukatif Ranking 1, talkshow perlindungan konsumen, lomba Amazing Race & Patrol, hingga Grand Event yang diisi hiburan rakyat.
Bupati Jember Muhammad Fawait dalam sambutannya menegaskan pentingnya digitalisasi sebagai jalan untuk memperkuat daya saing ekonomi lokal. Ia juga menekankan bahwa Jember memiliki potensi besar untuk kembali menjadi pusat pertumbuhan dan pariwisata di kawasan Tapal Kuda.
"Lima belas tahun yang lalu, Jember menjadi daerah tujuan utama ketika orang dari Jakarta, dari Surabaya ingin berwisata. Maka kita harus rebut kembali, kita harus kembalikan kejayaan Jember sebagai pusat wisata di Tapal Kuda. Maka kita berkomitmen akan banyak event-event lagi, akan banyak pagelaran-pagelaran lagi yang akan dilaksanakan di Kabupaten Jember,” ucap Bupati.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program-program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya dalam bidang kesehatan.
“Kami mohon dukungan dari masyarakat untuk menyosialisasikan program pemerintah. Semoga dengan sinergi semua pihak, dan ridha Allah SWT, Jember bisa menjadi Jember Baru, Jember Maju,” pungkasnya. (Ari)