JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER - Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar kegiatan International Students Orientation, untuk membantu mahasiswa asing memahami sistem akademik dan aturan hukum di Indonesia, Rabu (19/11/2025).
Orientasi ini dirancang agar mahasiswa internasional dapat beradaptasi lebih mudah dengan lingkungan kampus dan Jember.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Agus Riyanto, S.E., M.Si., selaku Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerjasama Polije, menghadirkan layanan terpadu dan kemitraan strategis, diantaranya Dispendukcapil, Kantor Imigrasi, Polres Jember, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Hasilnya mitra ini memberikan layanan administrasi seperti surat keterangan domisili dan izin tinggal bagi 13 mahasiswa asing Polije tahun 2025 ini.
Agus Riyanto menegaskan bahwa layanan terpadu ini merupakan wujud komitmen Polije terhadap mahasiswa dan dosen dari luar negeri yang menimba ilmu di Polije.
“Layanan terpadu ini adalah komitmen Polije dan mitra strategis untuk memastikan mahasiswa asing merasa setara. Kami ingin mereka memperoleh perhatian dan layanan administrasi yang setara sebagai bagian dari keluarga besar Kabupaten Jember,” ucap Agus Riyanto.
Dirinya menambahkan bahwa kemudahan layanan administrasi adalah kunci agar mahasiswa asing cepat beradaptasi, dan langsung mengenal kehidupan di kampus.
“Kami berharap kemudahan pengurusan surat keterangan domisili dan administrasi lain membuat mereka cepat beradaptasi dan bersosialisasi di Jember," lengkapnya.
Mahasiswa asal Sudan, Mohamed Alnour Alhafiz Mohamed Alnour Albakrey, yang mengikuti rangkaian orientasi, yang kini sudah berada di Polije selama satu tahun dan cukup lancar berbahasa Indonesia, menilai pendidikan di kampus ini sangat berkualitas.
“Pendidikan di Polije sangat bagus dan para dosennya berkualitas, dan saya suka dengan fasilitas di sini,” ujar Nour sapaan akrab Mohamed Alnour Alhafiz Mohamed Alnour Albakrey.
Nour menambahkan bahwa seluruh fasilitas kampus Polije sangat memadai untuk menunjang kegiatan belajar, termasuk perlengkapan dan alat-alat praktik yang lengkap dan aman digunakan. Pengalaman positif ini membuatnya semakin betah di Jember. Dan akan melanjutkan jenjang studi hingga Magister.
“Saya akan melanjutkan studi di Polije selama empat tahun lagi, dan setelah lulus sarjana saya ingin mengambil Magister Terapan di sini,” tutup Nour. (Ari)