JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswanamigas) DPC Besuki meningkatkan pengawasan distribusi gas elpiji 3 kilogram di wilayah Tapal Kuda menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadhan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran elpiji subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran, seiring potensi meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momen hari besar keagamaan.
Ketua Hiswanamigas DPC Besuki, Ikbal Wilda Fardana, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pangkalan dan agen elpiji guna memantau kondisi distribusi di lapangan.
" Distribusi terus kami pantau agar penyaluran elpiji subsidi tetap sesuai ketentuan dan tidak terjadi penumpukan di satu titik," ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Ia menyebutkan, salah satu langkah yang didorong adalah penerapan pembatasan pembelian di tingkat pangkalan, yakni satu orang satu tabung, sebagai upaya menjaga pemerataan.
" Kebijakan ini untuk membantu memastikan elpiji subsidi diterima oleh masyarakat yang memang berhak," jelasnya.
Wilayah kerja Hiswanamigas DPC Besuki mencakup Kabupaten Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi, yang seluruhnya menjadi perhatian dalam pengawasan distribusi.
Selain pengendalian di lapangan, Hiswanamigas juga menyiapkan langkah antisipatif dengan mengajukan penambahan alokasi elpiji kepada Pertamina, khususnya di daerah yang diperkirakan mengalami peningkatan konsumsi.
" Di beberapa wilayah seperti Bondowoso, kami mengusulkan penambahan alokasi sebagai langkah kesiapsiagaan," kata Ikbal.
Ia menegaskan, upaya tersebut bertujuan mencegah gangguan distribusi serta menjaga stabilitas pasokan selama periode meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Hiswanamigas juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas terkait elpiji subsidi, serta mengakses informasi resmi yang disediakan oleh Pertamina.
" Informasi resmi penting agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," pungkasnya.(Eko)