JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER - Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri tahun 2026, Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar Halalbihalal 1447 H secara serempak di GOR Perjuangan ’45. Pihak kampus memadukan konsep luring dan daring di enam lokasi kampus mulai Jawa Hingga Nusa Tenggara Timur, Selasa (31/03/2026).

Direktur Polije, Saiful Anwar, menyampaikan bahwa acara ini menjadi pemersatu seluruh keluarga besar di lokasi yang berjauhan. Agenda ini menghubungkan kampus utama di Jember hingga wilayah timur di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.

“Hari ini secara serempak kita laksanakan halalbihalal untuk seluruh keluarga besar Politeknik Negeri Jember, baik itu secara luring dan daring, mengingat keluarga besar kita tidak dalam satu tempat,” ungkap Saiful Anwar.

Kegiatan tersebut tidak hanya menyentuh aspek keagamaan, tetapi juga memperkuat dimensi sosial antar-sivitas akademika tanpa memandang perbedaan keyakinan. Seluruh warga kampus memanfaatkan momentum satu Syawal untuk menghapus segala kekhilafan dalam relasi kerja.

“Momentum satu Syawal ini kita manfaatkan untuk dapat diikuti oleh seluruh keluarga besar dengan berbagai keyakinan. Kita hapus segala salah dan khilaf antar seluruh keluarga besar karena ada relasi sosial,” tegasnya.

Selain silaturahmi, Saiful juga memaparkan program terbaru dari Kemdiktisaintek yang memengaruhi kebijakan institusi. Beliau menyoroti isu internasional karena berdampak pada skema belanja di Satker BLU Polije ke depan.

“Di samping kita bermaaf-maafan, kita juga sampaikan program-program Kemdiktisaintek yang sangat update. Isu internasional baik langsung atau tidak, akan berdampak pada belanja di Satker BLU Polije,” jelas Saiful.

Walaupun acara berlangsung besar dengan kehadiran dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, aktivitas akademik di kampus tetap produktif. Terbukti hasil pengawasan lapangan menunjukkan bahwa Halal Bihalal ini tidak mengganggu proses belajar mengajar, dan mahasiswa tetap mengikuti seperti biasanya. (Ari)