JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN – Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Pasuruan telah mencapai 81 persen dan ditargetkan tuntas pada 30 Juli 2026. Pemerintah Kota Pasuruan memastikan proyek pendidikan yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin tersebut siap beroperasi dalam beberapa pekan mendatang.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo bersama Sekretaris Daerah dan jajaran kepala perangkat daerah meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat, Senin (22/6/2026). Dalam inspeksi itu, rombongan mengecek kesiapan sejumlah fasilitas, mulai ruang belajar jenjang SD, SMP, SMA, asrama siswa hingga sarana olahraga.
Mas Adi mengatakan, pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai jadwal sehingga operasional sekolah tidak mengalami keterlambatan.
"Hari ini kami mengecek seluruh progres pembangunan Sekolah Rakyat. Dari hasil peninjauan, pembangunan sudah mencapai 81 persen dan ditargetkan selesai pada 30 Juli 2026," kata Mas Adi, panggilan akrab Wali Kota Pasuruan.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi warga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2. Karena itu, seluruh tahapan pembangunan dan persiapan operasional terus dipercepat.
"Sekolah Rakyat ini diprioritaskan bagi warga kurang mampu. oleh sebab itu, seluruh proses pembangunan dan persiapan operasional terus kami kebut agar layanan pendidikan dapat segera dirasakan masyarakat," ujarnya
Selain penyelesaian fisik bangunan, Pemkot Pasuruan juga mulai menyiapkan proses transisi dari Sekolah Rakyat rintisan yang sebelumnya telah berjalan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera dimulai.
Mas Adi menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. "Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional yang harus kita kawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya. (shl).