JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember bersama Satlantas Polres Jember akan umumkan skema manajemen dan rekayasa lalu lintas demi menyukseskan gelaran Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) 2026.

Langkah ini disiapkan keduanya untuk memastikan kelancaran lalu lintas, keamanan masyarakat, serta kenyamanan puluhan ribu peserta dan penonton yang siap meramaikan agenda tahunan yang sudah melegenda.

​Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember Gatot Triyono menegaskan bahwa penutupan jalur utama dari Alun-alun Tanggul menuju Alun-alun Jember akan diberlakukan secara bertahap.

​"Kami berkoordinasi erat dengan Satlantas Polres Jember untuk mengantisipasi potensi kemacetan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi petunjuk petugas di lapangan dan memanfaatkan jalur alternatif yang sudah kami siapkan," ujar Gatot, Rabu (02/09/2026).

​Untuk menjaga mobilitas kendaraan antarwilayah dan mengurai penumpukan di rute kegiatan, Gatot menjelaskan bahwa petugas gabungan menetapkan alur rekayasa lalu lintas sebagai berikut ​Rute Surabaya menuju Banyuwangi dan Rute menuju Jember Kota serta sebaliknya.

"Bagi Pengendara dari arah Surabaya yang hendak menuju Banyuwangi diimbau tidak melintasi jalur tengah Jember, melainkan mengalihkan rutenya via Jalur Pantura dan kendaraan yang hendak menuju area Jember Kota disarankan menggunakan jalur alternatif khusus sesuai dengan peta petunjuk dan rambu pengalihan arus yang telah disiagakan petugas," imbuhnya.

​Selain itu, Gatot membeberkan beberapa poin penting demi menjaga ketertiban bersama selama acara berlangsung yakni ​larangan memarkir sembarangan dan kewaspadaan di tengah keramaian serta keamanan rumah tinggal.

"Pengendara dilarang keras memarkir kendaraan di bahu jalan maupun trotoar di sepanjang rute Tajemtra agar jalur peserta tetap lapang dan aman dan Peserta serta penonton diimbau tetap waspada menjaga barang bawaan pribadi serta memarkir kendaraan di area resmi dengan kondisi terkunci aman," bebernya.

"Bagi warga yang bepergian untuk menyaksikan Tajemtra diingatkan untuk memastikan pintu dan jendela rumah terkunci rapat, serta mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan guna mencegah risiko kebakaran," lengkapnya.

Agenda tahunan gerak jalan Tajemtra (Tanggul Jember Tradisional) akan menempuh jarak 36 Kilometer dengan mengambil start Alun alun Kecamatan Tanggul dan finish di Alun alun Nusantara Kota Jember. (Ari)