JATIMPOS.CO//MALANG- Sudah satu tahun lamanya wabah virus Covid-19 menyerang negara Indonesia. Sejalan dengan wabah tersebut, pemerintah melakukan pembatasan dan bahkan penutupan wahana wisata baik alam maupun buatan.

Namun, diera new normal sepeti sekarang ini, wahana wisata sudah mulai buka kembali tentunya dengan menerapkan protocol kesehatan bagi para wisatawan, pengelola dan lingkungan.

Malang Raya yang terdiri dari Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang telah membuka kembali beberapa wahana wisata serta hotel dan penginapan untuk membangkitkan perekonomian melalui pariwisata. Seperti yang diketahui bahwa malang memiliki daya tarik pariwisata yang sangat banyak dan menarik.

Dalam acara webinar Malang: The Flower City of Indonesia Rabu 24/03/21, Supriyono General Manajer The Onsen Hot Spring Resort mengatakan bahwa sektor pariwisata saat ini sudah mulai bangkit, dan harus kita dukung bersama.

“Batu akan tetap nyaman dan selalu nyaman, oleh karena itu jangan takut untuk mulai berwisata kembali, kami akan memberikan protokol kesehatan yang sebaik-baiknya demi kenyamanan kita bersama” ujar Supriyono.

The Onsen merupakan hotel dan resort modern dengan konsep budaya jepang yang otentik dan satu-satunya hotel yang memiliki pemandian air panas langsung dari sumber air panas belerang alami dengan pemandangan gunung yang sangat indah.

Selain The Onsen, Kota Malang memiliki Hawai Group yang terdiri atas Hawai Waterpark, Hawai Night Paradise, Museum Ganesha dan Malang Smart Arena yang berada dalam 1 lokasi yang berdekatan. Fanti, selaku Marketing Hawai Group menyampaikan bahwa Hawai Group memberikan banyak promo bagi wisatawan yang berkunjung.

“Untuk penyesuaian masa new normal ini kita memberikan banyak sekali paket, baik paket perorangan maupun paket keluarga dengan range harga mulai 35 ribu-100 ribu untuk paket keluarga” papar Fanti.

Kabupaten Malang memiliki wisata Boonpring yang menyajikan keasrian dan suasana desa yang sangat khas. “Boonpring awalnya adalah usaha milik desa yang mengelola kebun bambu seluas 36.8 hektar. Hingga sampai saat ini sudah ada 114 spesies bambu yang ditanam disini bahkan kami memiliki arboretum bambu pula, kedepannya kami ingin Boonpring menjadi salah satu tempat konservatif bamboo khususnya di Jawa Timur” papar Agus Dian Sukarno , Direktur Administrasi Boonpring.

Ketiga wahana wisata tersebut memiliki akses jalan yang sangat mudah dengan harga yang relative terjangkau. Bahkan Boonpring menjadi salah satu nominasi Anugerah Pesona Indonesia tahun 2020 atas bidang pariwisata ekologi. Mari berwisata aman di era new normal untuk Jawa Timur Bangkit.(ham)

 



TERPOPULER

  • Minggu Ini

  • Bulan Ini

  • Semua