JATIMPOS.CO/BOJONEGORO - Raut bahagia tampak menghiasi wajah ratusan siswa berprestasi yang memadati halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro usai pelaksanaan upacara Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan Nasional 2026, Kamis (07/05/2026).

Mengenakan seragam sekolah dan membawa semangat kebanggaan, para siswa hadir bersama guru pendamping, bahkan beberapa di antaranya datang didampingi langsung oleh orang tua untuk menerima penghargaan dalam ajang talenta tingkat Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi atas capaian membanggakan yang berhasil diraih para siswa. Yakni prestasi bidang akademik hingga nonakademik. Prestasi tersebut berasal dari berbagai ajang, seperti olimpiade sains, festival seni, hingga olahraga.

Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah memberi ucapan selamat kepada para siswa yang berprestasi tersebut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan melakukan foto bersama di tangga masuk Gedung Putih Pemkab Bojonegoro. Suasana penuh semangat menyelimuti kegiatan tersebut.

Di antara ratusan penerima penghargaan, sosok Raysa Rahadatul'aisy, siswi SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo, turut mencuri perhatian. Didampingi guru dan orang tuanya, Raysa menerima penghargaan atas capaian Juara 1 Mendongeng Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten serta Juara 1 Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) Bahasa Inggris.

“Alhamdulillah, Raysa sangat senang dan excited karena dapat dua penghargaan sekaligus. Sampai tadi malam nggak bisa tidur karena senang,” ujar Raysa sambil tersenyum.

Di balik prestasinya, terdapat dukungan besar dari keluarga dan sekolah. Untuk lomba mendongeng, Raysa berlatih bersama orang tua mulai dari penyusunan naskah, latihan penokohan, hingga konsep kostum. Sementara sekolah turut membantu proses latihan selama di sekolah.

Kemampuan Bahasa Inggris Raysa juga terus berkembang melalui pembelajaran berbasis kurikulum Cambridge di sekolahnya, khususnya pada mata pelajaran Math, Science, dan English. Selain OSK, Raysa juga beberapa kali menorehkan prestasi pada ajang olimpiade tingkat provinsi maupun nasional.

Menurut Raysa, tantangan seleksi yang berjenjang menjadi pengalaman paling seru selama mengikuti lomba. Dukungan keluarga, sekolah, dan KKG Sumberrejo juga menjadi motivasi besar baginya untuk terus berprestasi.

Ke depan, Raysa menargetkan dapat melanjutkan prestasi di tingkat provinsi dalam ajang FLS3N dan membawa nama Bojonegoro hingga tingkat nasional.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menilai pemberian penghargaan ini menjadi bentuk komitmen dalam mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.

Melalui apresiasi tersebut, diharapkan semakin banyak pelajar termotivasi untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di berbagai bidang. (Nar)