JATIMPOS.COM/LAMONGAN - Sebanyak 113 mahasiswa program kampus mengajar akan melakukan pengabdian masyarakat di Kabupaten Lamongan.

Ratusan mahasiswa tersebut berasal dari 21 perguruan tinggi di Jawa Timur terlibat dalam program yang akan dimulai bulan Agustus hingga Desember 2022.

Program kampus mengajar angkatan 4 di Kabupaten Lamongan ini akan dilaksanakan di 5 SD dan 16 SMP yang ada di Kabupaten Lamongan.

Dihadapan mahasiswa, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi biasa disapa Pak Yes mengharapkan, mahasiswa program kampus mengajar dapat menjadi agen pemulihan pendidikan di Kabupaten Lamongan.

"Kehadiran adik-adik saat ini di kurikulum merdeka adalah sebagai pemulihan kegiatan yang selama dua tahun dilaksanakan online, ini banyak yang berubah, hilang, dan mendistrupsi berbagai hal yang berkaitan dengan proses belajar mengajar," kata Pak Yes saat upacara penyambutan mahasiswa program Kampus Mengajar di Aula Dinas pendidikan Lamongan, Senin (1/8/2022).

Terlebih kata Pak Yes, pemulihan yang dilakukan dalam segi pemulihan mental anak.

"Pemulihan sekarang ini adalah pemulihan mental bagi anak-anak, pemulihan supaya bagaimana dapat kembali lagi, artinya kita harus memberi sesuatu yang dapat menginspirasi bagi anak-anak," tambah Pak Yes.

Menurut Pak Yes, indikator keberhasilan kampus mengajar yaitu adanya perubahan setelah dilaksanakannya kampus mengajar di sekolah tersebut.

"Semua setelah kehadiran ada di before afternya kalau after kegiatan ini tidak ada perubahan sama sekali, ya artinya kegiatan ini tidak berhasil. Kegiatan ini dikatakan berhasil, nanti ada jejak bekasnya yang dirindukan oleh Kepala Sekolah, masyarakat, maupun anak-anak peserta didik," ujar Pak Yes.

Pak Yes berharap, kegiatan kampus mengajar yang berlangsung selama enam bulan kedepan diharapkan dapat memberikan nilai atau value baru di masyarakat.

"Tidak hanya ilmu yang diberikan (mengajar) dalam masyarakat, tetapi  juga kolaborasi dengan masyarakat, pemerluasan budaya-budaya baru, memberikan spirit-spirit baru untuk kejayaan Lamongan yang berkeadilan," harap Pak Yes.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Munif Syarif dalam laporannya menyampaikan, program kampus mengajar ini akan dilaksanakan selama satu semester yaitu mulai Agustus hingga Desember 2022.

Munif berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi serta inspirasi bagi peserta didik.

"Adanya kampus mengajar ini dapat memberikan inovasi dan menginspirasi di tahun ajaran 2022-2023 yang telah kita sepakati juga, akan kita laksanakan implementasi kurikulum merdeka di tahun depan yang lebih baik lagi," pungkas Munif. (bis)

TERPOPULER

  • Minggu Ini

  • Bulan Ini

  • Semua