JATIMPOS.CO/KOTA MOJOKERTO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Mojokerto kini memiliki nakhoda baru. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI yang berlangsung di Hotel De Resort, Jalan By Pass, pada Kamis (23/10/2025), Agus Wahjudi Utomo resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Kota Mojokerto periode 2025–2030.
Penetapan Agus dilakukan secara aklamasi, setelah dirinya menjadi satu-satunya calon yang memenuhi dukungan minimal 30 persen dari total suara sah dalam tahapan pra-Musda.
Musda yang digelar dengan penuh kekeluargaan itu dibuka langsung oleh Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, dan turut dihadiri pengurus DPD dari sejumlah daerah sekitar, seperti Jombang, Nganjuk, Kediri, dan Tulungagung.
Dalam arahannya, Ali Mufthi menegaskan bahwa seluruh tahapan Musda telah dilaksanakan sesuai aturan organisasi. Ia juga memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan para kader Golkar di Kota Mojokerto.
“Musda XI ini berjalan sesuai mekanisme partai. Karena hanya satu calon yang memenuhi dukungan sah, maka Agus Wahjudi Utomo ini nanti sah ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Kota Mojokerto terpilih secara aklamasi,” ujar Ali Mufthi.
Ia menambahkan, kepemimpinan baru ini diharapkan dapat membawa energi positif bagi Golkar Kota Mojokerto. Target lima kursi di Pemilu 2029 pun disebut realistis, asalkan seluruh kader solid dan bekerja dengan semangat kolektif.
Sementara itu, Agus Wahjudi Utomo mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut. Ia berjanji segera melakukan konsolidasi dan menyusun kepengurusan baru yang lebih kuat dan adaptif terhadap dinamika politik.
“Kami akan segera bergerak membangun struktur organisasi dan melakukan konsolidasi ke akar rumput. Ini saatnya Golkar Kota Mojokerto bangkit dan kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan, dan pemilu mendatang Golkar bisa raih kursi tiap Dapil bah kan lebih,” tegas Agus.
Anggota DPRD Kota Mojokerto dua periode itu juga mengungkapkan rasa bangga karena sejumlah kader senior yang sempat vakum kini kembali aktif mendukung partai. Menurutnya, hal tersebut menjadi pertanda baik bagi proses rekonsolidasi internal.
“Banyak kader lama yang kembali hadir di Musda ini. Itu artinya, semangat kebersamaan di tubuh Golkar mulai pulih. Ini momentum untuk memperkuat barisan,” ungkapnya.(din)