JATIMPOS.CO/TUBAN – Nama Anna Mu'awanah bukanlah wajah baru di beranda politik nasional. Anna bukanlah politisi kacangan. Namanya sudah akrab di telinga politisi kelas bawah hingga birokrat kelas ulung. Perempuan yang dekat dengan para petani ini adalah sosok yang dikenal luas di dunia politik Indonesia, terutama di wilayah Jawa Timur.

Sebagai anggota DPR-RI selama tiga periode dan Bupati Bojonegoro periode 2018-2023, hingga kini menjabat lagi DPR RI di Komisi XI, Anna telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang luar biasa dalam melayani masyarakat.

Merangkum dari berbagai sumber yang kredibel berikut perjalanan perempuan tangguh yang pernah menggenggam Kabupaten Bojonegoro hingga kembali ke parlemen. Dialah Dr. Hj. Anna Mu'awanah, S.E., M.H.

 

Baca jugaMantan Bupati Bojonegoro Gantikan Khozanah Hidayati Sebagai Calon Ketua DPC PKB Tuban

  

Latar Belakang dan Pendidikan

Anna Mu'awanah lahir pada 3 Februari 1968 di Singgahan, Tuban, Jawa Timur. Pendidikan dasar hingga menengahnya ditempuh di Tuban dan Jombang. Setelah menyelesaikan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Peterongan, Jombang, Anna melanjutkan studi ke Jakarta bersama suaminya.

Pendidikan

  • SDN Lajo Lor Singgahan lulus 1981
  • MTS Filiyah Tuban lulus 1984
  • MAN Darul Ulum Jombang lulus 1987
  • Universitas Borobudur: Anna menyelesaikan pendidikan S1 di bidang Manajemen pada tahun 2003.
  • Universitas Trisakti: Melanjutkan ke jenjang S2, Anna mengambil jurusan Hukum Bisnis dan lulus pada tahun 2006.
  • Universitas Negeri Jakarta (UNJ): Tidak berhenti sampai di situ, Anna juga menyelesaikan program S3 di bidang Manajemen Lingkungan pada tahun 2014.

 

Karir Bisnis dan Politik

Bisnis

  • Sebelum menjadi anggota DPR-RI, Anna merupakan seorang pengusaha dan menjabat sebagai Komisaris di PT Sinarindo Mega Perkasa (distributor besi) dan PT Sinar Katel Perkasa (peternakan) dan Direktur Utama di PT Fortuna Megah Perkasa (peternakan sapi qurban).

Anggota DPR-RI

Anna Mu'awanah memulai karir politiknya sebagai anggota DPR-RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia terpilih untuk pertama kalinya pada periode 2004-2009 dan terus menjabat hingga periode 2014-2019. Selama tiga periode tersebut, Anna bertugas di berbagai komisi, menunjukkan fleksibilitas dan kemampuannya dalam menangani berbagai isu. Setelah tidak menjabat sebagai Bupati Bojonegoro Anna Muawanah melanjutkan lagi karir di DPR RI hingga kemudian pada 2024 terpilih lagi. Berikut karir Anna Mu’awanah di DPR RI:

  • Komisi XI (2004-2009): Bidang keuangan dan perbankan.
  • Komisi IV (2009-2014): Bidang pertanian, kehutanan, perikanan, dan pangan, di mana ia menjabat sebagai Wakil Ketua.
  • Komisi IX (2014-2018): Bidang tenaga kerja, transmigrasi, dan kesehatan.
  • Komisi XI (2024-sekarang): Bidang keuangan, perencanaan pembangunan nasional, moneter, dan sektor jasa keuangan.

 

Prestasi di DPR

Selama menjabat sebagai anggota DPR-RI, Anna terlibat dalam berbagai panitia khusus, termasuk Pansus Bail Out Bank Century, yang menunjukkan keberaniannya dalam menangani isu-isu besar dan kontroversial.

Saat ini Anna duduk di komisi XI yang aktif menyuarakan dan mendorong masuknya investasi. Belakangan Anna memberikan catatan kritis terkait iklim investasi di dalam negeri. Ia mendesak pemerintah segera membenahi hambatan birokrasi yang kerap dikeluhkan oleh pelaku usaha asing, terutama mengenai kepastian regulasi dan efisiensi perizinan.

 

Prestasi di Bupati Bojonegoro

  • Pada tahun 2018 - 2023, Anna Mu'awanah terpilih sebagai Bupati Bojonegoro, menjadikannya bupati perempuan pertama di daerah tersebut. Selama masa jabatannya, Anna fokus pada berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
  • Pembangunan Infrastruktur: Anna memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian daerah.
  • Pemberdayaan Perempuan: Sebagai seorang yang peduli terhadap isu-isu perempuan, Anna menginisiasi berbagai program pemberdayaan perempuan di Bojonegoro.
  • Di bawah kepemimpinannya Bojonegoro mengalami berbagai kemajuan, terutama dalam bidang infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Anna juga dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat, sering turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
  • Selain itu, ada penghargaan bergengsi di tingkat Pemprov Jawa Timur hingga nasional. Diantaranya Penghargaan Peringkat ke-3 Penyelenggara Pemerintahan Terbaik hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2023 dari Kementerian Dalam Negeri dan penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden RI.

 

Organisasi 

  • Ketua Dewan Pengurus Pusat PKB (2008 – 2013)
  • Ketua Umum Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (2010 – 2013)
  • Wakil Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan KADIN Pusat (2010 – 2015)
  • Wakil Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU (2011 – 2016)
  • Ketua Induk Koperasi An – Nisa’ Muslimat NU (2015 – 2018)
  • Wakil Sekretaris Pengurus Pusat Muslimat NU (2016 – 2021)

 

Kontribusi di Akar Rumput

Anna Mu'awanah dikenal sebagai advokat yang gigih dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan masyarakat kurang mampu. Inspirasi dari Shinta Nuriyah Wahid, istri Gus Dur, semakin menguatkan tekadnya untuk terjun ke dunia politik dan membuat perubahan nyata. Di sisi lain Anna juga peka terhadap kehidupan petani.  (min)