JATIMPOS.CO//SURABAYA — Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surabaya mulai memanaskan mesin politik menjelang hari lahir (harlah) ke-28. Selain merayakan hari jadi partai yang bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PAN Surabaya mulai menyusun strategi untuk mengembalikan keterwakilannya di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029.

Ketua Fraksi PAN DPRD Surabaya, Gofar Ismail, mengatakan konsolidasi dilakukan dengan melibatkan pengurus harian, pengurus cabang, pengurus ranting hingga relawan di seluruh Kota Surabaya. Langkah tersebut dibarengi kegiatan sosial yang menyasar langsung masyarakat.

 “Dalam rangka HUT RI ke-81 bersama dengan HUT Partai Amanat Nasional yang ke-28 tahun ini, kami bersama pengurus harian, pengurus cabang yang sudah dibentuk, pengurus ranting, serta relawan mengadakan kegiatan bersama masyarakat,” kata Gofar saat ditemui di ruang pimpinan Fraksi PAN, lantai 2 Gedung DPRD Surabaya, Selasa (18/8/2026).

Salah satu kegiatan yang telah dilakukan adalah pembagian sekitar 1.000 paket sembako kepada warga Surabaya. Bagi PAN, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda sosial, tetapi juga bagian dari upaya membangun kembali kedekatan partai dengan masyarakat.

 “Alhamdulillah sudah diserahkan kepada pihak penerima, terutama warga Kota Surabaya. Harapannya PAN disenangi oleh warga Kota Surabaya dan bisa mendapatkan satu fraksi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus membuka target politik PAN Surabaya untuk Pemilu 2029. Setelah kehilangan kekuatan politiknya di parlemen kota, PAN kini menargetkan sedikitnya satu fraksi kembali duduk di DPRD Surabaya.

Gofar menegaskan PAN ingin memperluas ruang politiknya dengan mempertahankan karakter sebagai partai terbuka. Menurut dia, PAN tidak hanya menyasar kelompok tertentu, tetapi membuka kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergabung,  mereka yang ingin maju sebagai calon anggota legislatif melalui PAN.

 “PAN sekarang ini partai terbuka, partai nasionalis religius. Kami mengajak semua warga masyarakat membantu memenangkan PAN di Kota Surabaya. Syukur-syukur mau mencalonkan melalui Partai PAN,” katanya.

Di tengah konsolidasi tersebut, PAN Surabaya juga mendapat instruksi dari DPP PAN untuk memperkuat simbolisasi partai di ruang publik. Pemasangan bendera PAN dan Merah Putih akan dilakukan di kantor DPD PAN Surabaya serta sejumlah titik jalan di Kota Surabaya. Baliho dan berbagai materi ucapan harlah juga disiapkan.

Rangkaian peringatan harlah akan berlanjut pada 23 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di kantor PAN kawasan Pucang Sewu itu dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB. PAN juga akan mengundang warga  dan memberikan santunan kepada 28 anak yatim, sesuai usia partai yang memasuki tahun ke-28.

 “Kami juga akan mengundang tokoh-tokoh, terutama dari Muhammadiyah maupun NU,” ujar Gofar.

Sebelumnya, PAN bersama DPW PAN Jawa Timur juga menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus. Kegiatan dimulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB dan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan bersama masyarakat.

Rangkaian kegiatan tidak berhenti di Surabaya. Gofar menyebut puncak kegiatan tingkat Jawa Timur akan digelar melalui pengajian akbar di Kabupaten Malang. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan harlah PAN ke-28 di Jawa Timur.

Bagi PAN Surabaya, rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum menguji sejauh mana strategi pendekatan sosial dan konsolidasi organisasi mampu diterjemahkan menjadi dukungan politik. Target satu fraksi pada 2029 menjadi indikator yang harus dibuktikan melalui kerja politik dalam tiga tahun mendatang.

 “Insya Allah PAN tetap semangat, kompak, solid untuk mencapai target satu fraksi di tahun 2029,” kata Gofar.

Ia berharap seluruh rangkaian peringatan HUT RI dan harlah PAN ke-28 tidak berhenti sebagai seremoni internal partai, tetapi menghasilkan kedekatan yang lebih kuat dengan masyarakat.

 “Mudah-mudahan kegiatan tahun 2026 ini bisa bersama dengan masyarakat, membawa keberkahan, dan Partai PAN juga bisa disenangi oleh warga Kota Surabaya,” pungkasnya.(fred)