JATIMPOS.CO/MOJOKERTO – Semangat kompetisi dan kreativitas generasi muda mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 melalui Turnamen Kapolres Cup Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan E-Football yang digelar Polres Mojokerto di Gedung SAR Polres Mojokerto, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti pelajar, masyarakat umum, hingga anggota Polri. Sebanyak 65 peserta ambil bagian dalam turnamen yang mempertandingkan dua cabang populer di kalangan anak muda, yakni Mobile Legends dan E-Football.
Untuk kategori MLBB, masing-masing kategori pelajar dan umum diikuti empat tim dengan total 40 pemain. Sementara cabang E-Football diikuti delapan peserta dari kalangan pelajar dan sembilan peserta dari kategori umum maupun anggota Polri.
Tidak hanya menjadi arena adu kemampuan bermain gim, Kapolres Cup juga menghadirkan panggung kreativitas pelajar melalui berbagai penampilan seni dan expo pendidikan dari SMA maupun SMK se-Mojokerto Raya. Beragam pertunjukan mulai tari tradisional, tari modern, band akustik hingga dance cover sukses menghibur peserta dan pengunjung yang hadir.
Suasana semakin meriah dengan hadirnya expo pendidikan yang menampilkan hasil karya dan inovasi siswa dari berbagai bidang unggulan. Mulai dari produk agrobisnis, ekonomi kreatif, teknologi rekayasa, pariwisata hingga teknologi informatika dipamerkan kepada masyarakat.
Berbagai produk olahan pertanian hasil karya siswa SMK, kerajinan kreatif, prototipe teknologi tepat guna, paket wisata edukatif hingga aplikasi dan permainan digital buatan pelajar menjadi daya tarik tersendiri. Stand pameran tersebut ramai dikunjungi peserta maupun personel Polri yang antusias berdiskusi langsung dengan para siswa.
Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. (C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Melalui turnamen ini kami ingin membangun kedekatan dengan anak-anak muda. E-sport saat ini bukan hanya permainan, tetapi juga sarana melatih strategi, kerja sama tim, disiplin dan sportivitas. Kami juga memberikan ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi mereka melalui expo pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni Polri Presisi Mengabdi untuk Masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat sejak babak penyisihan hingga partai final. Sorak-sorai pendukung terus menggema di dalam Gedung SAR saat para pemain menampilkan kemampuan terbaiknya. Di sisi lain, panggung hiburan dan expo pendidikan menjadi magnet yang membuat pengunjung betah menikmati seluruh rangkaian acara.
Pada kategori MLBB Pelajar, tim SMAN 1 Sooko berhasil meraih gelar juara pertama, disusul SMPN 3 Kota Mojokerto sebagai runner-up dan SMA Taman Siswa di posisi ketiga. Sementara kategori umum dimenangkan tim Onic Ngoro, diikuti Ngoro E-Sport dan Kuda Hitam Ngamok.
Untuk cabang E-Football kategori pelajar, Azril Dhaifullah Akbarham Nugroho dari SMAN 1 Sooko keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Muhammad Alvito Ghali Putra dari sekolah yang sama, sedangkan juara ketiga diraih Muhammad Achsani Bayhaqi dari SMKN 1 Pungging.
Adapun kategori umum E-Football dimenangkan Luberyanto, diikuti Ferdi Nanda Maulana di posisi kedua dan Abdul Kadir sebagai juara ketiga.
Azril mengaku bangga dapat membawa nama baik sekolahnya dalam ajang bergengsi tersebut. Menurutnya, turnamen berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Senang sekali bisa meraih juara satu. Turnamennya seru dan berjalan fair. Selain bertanding, kami juga bisa melihat berbagai karya kreatif dari teman-teman sekolah lain. Terima kasih kepada Polres Mojokerto yang sudah memberikan wadah positif bagi pelajar,” ungkapnya.
Sementara itu, penyerahan hadiah kepada para pemenang dijadwalkan berlangsung pada 1 Juli 2026 bersamaan dengan puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kapolres berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif dan berdaya saing.
“Expo pendidikan yang digelar bersama turnamen ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri dan lembaga pendidikan dapat menghasilkan ruang positif bagi pengembangan potensi anak-anak Mojokerto,” pungkasnya. ( din)