JATIMPOS.CO/JOMBANG – Upaya pelestarian lingkungan pesisir terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR), BPJS Ketenagakerjaan bersama Bank Jatim menggelar aksi penanaman sebanyak 1.437 pohon mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Irvansyah Utoh Banja, berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan antusias dari seluruh peserta.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jombang turut berpartisipasi dalam kegiatan Employee Volunteering II Tahun 2026 yang diwujudkan melalui aksi penanaman mangrove di Kawasan Konservasi Mangrove Wonorejo, Surabaya, pada Kamis (18/6/2026). 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jombang, Ibrahim Hadi Wibowo menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu implementasi program sosial perusahaan yang bertujuan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut. 

Menurut Ibrahim Hadi Wibowo, “Manfaat mangrove sangat luar biasa untuk menjaga ekosistem wilayah pesisir. Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat berkelanjutan dan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain melalui aksi penanaman dan kegiatan lingkungan lainnya,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Irvansyah Utoh Banja, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan tersebut melibatkan Bank Jatim dan sembilan cabang di bawah koordinasinya. 

Menurutnya, penanaman 1.437 pohon mangrove diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan masyarakat Jawa Timur. 

“Kami berharap pohon-pohon mangrove yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi alam serta generasi mendatang,” ungkapnya. 

Melalui kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga publik, kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman mangrove tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan dampak perubahan iklim, tetapi juga memperkuat ketahanan kawasan pesisir yang menjadi penopang kehidupan masyarakat setempat. 

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten sehingga mampu memberikan dampak positif yang lebih luas, baik bagi lingkungan, masyarakat, maupun organisasi. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, kami optimistis dapat turut berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan," pungkasnya. (her)