JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN – Lomba Kreasi Rujak Ulek yang digelar di Kantor Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Kamis (25/6/2026), berlangsung meriah. Kegiatan bertema "Ulek Rasa, Jalin Persaudaraan, Lestarikan Kuliner Nusantara" itu diikuti perwakilan dari sejumlah kelurahan di Kota Pasuruan.

Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Bunda Ani, hadir bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Pasuruan untuk memberikan dukungan kepada para peserta yang berasal dari sejumlah kelurahan di wilayah Kota Pasuruan.

Beragam kreasi rujak ditampilkan peserta dengan sentuhan inovasi, mulai dari perpaduan bahan, penyajian, hingga cita rasa yang tetap mempertahankan kekhasan kuliner Nusantara. Penampilan tersebut mendapat perhatian dari para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya, Bunda Ani mengapresiasi Kecamatan Gadingrejo yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan berkualitas meski berada di tingkat kecamatan.

"Kegiatan lomba rujak ulek ini merupakan event kedua dari Kecamatan Gadingrejo. Saya sangat mengapresiasi karena mampu menghadirkan kegiatan sekelas kota, padahal acaranya berada di tingkat kecamatan," kata Bunda Ani.

Menurutnya, perlombaan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, namun juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya kuliner agar tetap dikenal generasi muda. Ia menilai kreativitas peserta dalam mengolah bahan yang telah ditentukan menjadi nilai tersendiri dalam pelestarian budaya.

"Bukan hanya kita menganggap ini lomba rujak biasa, tetapi juga upaya melestarikan kebudayaan dan mewariskan kekayaan kuliner Nusantara," ujarnya.

Bunda Ani juga berharap tim juri melakukan penilaian secara objektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari komposisi bahan, rasa, kandungan gizi, hingga estetika penyajian.

"Kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada PKK Kecamatan Gadingrejo. Mudah-mudahan ini bukan menjadi event yang pertama dan terakhir. Untuk dewan juri, saya berharap benar-benar memperhatikan bahan, rasa, gizi, serta tampilannya," tambahnya.

Lebih lanjut, Bunda Ani menilai kegiatan semacam ini berpotensi membuka peluang usaha baru di sektor kuliner sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kearifan lokal.

"Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan perekonomian Kota Pasuruan. Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kuliner berbasis kearifan lokal," pungkasnya.

Adapun hasil Lomba Kreasi Rujak Ulek menetapkan Kelurahan Petamanan sebagai juara pertama, disusul Kelurahan Panggungrejo di posisi kedua dan Kelurahan Purutrejo sebagai juara ketiga. Sementara juara harapan I diraih Kelurahan Pekuncen, juara harapan II Kelurahan Tambaan, serta juara harapan III Kelurahan Mandaran. (shl)