JATIMPOS.CO//PASURUAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan 15.000 liter air bersih dan 450 paket sembako kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Krajan, Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Minggu (6/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih dan pangan selama bencana kekeringan melanda wilayah tersebut.

Distribusi air bersih diharapkan dapat meringankan beban warga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Sementara paket sembako diperuntukkan membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak.

Penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan melalui pendistribusian bantuan. Pemprov Jawa Timur juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah untuk mendorong turunnya hujan di sejumlah wilayah yang mengalami kekurangan air.

Pelaksanaan operasi modifikasi cuaca akan dilakukan ketika kondisi atmosfer mendukung, khususnya setelah mulai terbentuk awan yang memenuhi persyaratan untuk dilakukan modifikasi.

Pasuruan, termasuk wilayah Lumbang, menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam rencana operasi tersebut. Upaya ini diharapkan dapat membantu mempercepat datangnya hujan sehingga kondisi kekeringan dapat segera berkurang.

Selain pendekatan teknologi, pemerintah juga mengajak masyarakat dan tokoh agama melakukan ikhtiar melalui salat istisqa. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar hujan segera turun di wilayah yang terdampak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pemerintah akan segera melaksanakan operasi modifikasi cuaca apabila awan yang memungkinkan untuk dimodifikasi mulai muncul. 

“Salah satunya di wilayah Pasuruan kami juga mengajak masyarakat dan tokoh agama untuk melakukan salat istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Khofifah. (shl)