JATIMPOS.CO//SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama pendakwah Gus Iqdam menghadiri acara Jawa Timur Bersholawat dan Tabligh Akbar untuk mensyukuri HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Gedung Negara Grahadi, Jumat (24/10/2026) malam.

Kegiatan tersebut menghadirkan Maulana Syekh Afeefuddin Al-Jailani dan Gus Iqdam, serta diikuti ribuan jemaah yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Khofifah mengajak masyarakat mendoakan Jawa Timur agar senantiasa mendapat keberkahan. Ia juga berharap Indonesia tetap aman dan damai.

“Mudah-mudahan Allah jaga Indonesia aman damai. Mudah-mudahan Allah anugerahkan Indonesia baldatun toyyibatun wa rabbun ghofur (negeri yang baik dan (di bawah naungan) Tuhan yang Maha Pengampun),” kata Khofifah.

Khofifah juga mengingatkan makna Hari Santri yang berkaitan erat dengan Resolusi Jihad yang diserukan Hadratus Syekh KH Muhammad Hasyim Asy'ari untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, semangat perjuangan tersebut perlu terus dijaga oleh para santri dan seluruh masyarakat Indonesia. Ia menegaskan pentingnya kesiapan santri menjadi garda terdepan dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Gus Iqdam mengajak masyarakat Jawa Timur bersyukur atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT, termasuk perjalanan Provinsi Jawa Timur hingga berusia 81 tahun.

Ia menjelaskan, rasa syukur tidak cukup diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga perlu tercermin dalam hati dan tindakan sehari-hari.

“Tidak hanya mengakui bahwasanya dirinya bersyukur saja atau sudah sekadar mengucap alhamdulillah, tapi syukurnya ini memang benar-benar, entah itu lisannya, entah itu hatinya, entah itu tindakannya memang sudah sesuai menunjukkan rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa taala,” ujar Gus Iqdam.

Gus Iqdam kemudian menguraikan tiga tingkatan syukur menurut Imam Al-Ghazali. Ketiganya meliputi menyadari sumber nikmat, berbahagia atas nikmat yang diberikan, serta menggunakan nikmat untuk hal-hal yang dicintai Allah SWT.

Ia menilai momentum HUT ke-81 Jawa Timur dapat menjadi kesempatan untuk mensyukuri keberhasilan daerah sekaligus memanfaatkan berbagai nikmat untuk kegiatan positif.

“Di bawah kepemimpinan beliau Ibu Hajah Khofifah Indar Parawansa, mensyukuri nikmat untuk hal yang positif, mensyukuri Jawa Timur 81 tahun, keberhasilan Jawa Timur, kesuksesan Jawa Timur, ini digunakan untuk berkumpul ulama,” kata Gus Iqdam. (zen)