JATIMPOS.CO/BOJONEGORO - Langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam menggenjot pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok daerah kembali membuahkan hasil nyata. Melalui program strategis Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 yang digulirkan Pemkab, Pemerintah Desa (Pemdes) Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, kini sukses menuntaskan pembangunan jalan rigid beton di wilayahnya.
Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari visi besar Pemkab Bojonegoro yang konsisten mengalokasikan anggaran stimulus demi membuka keterisolasian wilayah dan mendongkrak ekonomi pedesaan. Di tingkat lapangan, Pemdes Wotanngare menyambut kepercayaan tersebut dengan menerapkan sistem kelola mandiri (swakelola) yang transparan dan padat karya, sehingga mampu menyerap tenaga kerja lokal setempat.
Kepala Desa (Kades) Wotanngare, Yaci, secara khusus memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian dan kebijakan progresif dari jajaran manajemen Pemkab Bojonegoro.
"Kami atas nama Pemerintah Desa dan seluruh warga Wotanngare mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Bojonegoro atas kucuran dana BKKD Tahun 2025 ini. Infrastruktur luar biasa ini bisa terwujud berkat komitmen kuat Pemkab dalam memeratakan pembangunan. Sinergi yang hebat antara kebijakan daerah dan eksekusi desa inilah yang membuat kemajuan ini berjalan cepat," tegas Kades Wotanngare, pada Rabu (15/7/2026)
Dampak positif dari program Pemkab Bojonegoro ini langsung dirasakan oleh masyarakat luas. Mbah Dul, salah satu tokoh masyarakat Desa Wotanngare, yang sekaligus sebagai Juru Kunci di Petilasan Prabu Angkling Darma mengaku bangga dengan perubahan wajah desanya yang kini memiliki akses jalan kokoh berkat program daerah tersebut.
“Jalan beton hasil realisasi BKKD 2025 ini sudah selesai seratus persen. Kami sangat berterima kasih atas kebaikan Pemkab Bojonegoro dan kerja keras Pemdes. Sekarang mobilitas harian jadi jauh lebih mudah, para petani lancar angkut hasil panen, dan anak-anak tidak kesulitan lagi saat berangkat sekolah,” puji Mbah Dul.
Apresiasi senada juga datang dari Mak Sir, warga setempat yang menilai bahwa hadirnya program BKKD Tahun 2025 dari Pemkab Bojonegoro ini merupakan solusi konkret yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat kecil di tingkat desa. (nto)