JATIMPOS.CO/KABUPATEN JEMBER - Bupati Jember Gus Fawait, meresmikan program Universal Health Coverage (UHC) di Pendopo Wahya Wibawagraha, Kabupaten Jember, pada Kamis, (10/4/2025). Acara ini dihadiri Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan RI, David Bangun, Ketua DPRD Jember, jajaran tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Gus Fawait menyatakan bahwa sejak dilantik, ia prihatin dengan warga Jember yang kesulitan mengakses layanan kesehatan.

"Saya ketika dilantik jadi bupati, saya kepikiran kalau malam-malam ada warga kita yang sakit tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Ada ibu hamil yang mau melahirkan dari keluarga yang tidak mampu, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Gus Fawait Bupati Jember.

"Dan hari ini semua warga Jember kita pastikan dengan adanya UHC prioritas, ini semua warga Jember bisa mendapatkan fasilitas kesehatan di FASKES yang bersama dengan BPJS maupun di rumah sakit-rumah sakit," tambahnya menjelaskan.

Bupati secara pribadi mengucapkan banyak terima kasih terhadap jajaran birokrasi yang bisa membantu programnya. Dan hal ini sejarah bagi Kabupaten Jember yang mendapatkan prioritas UHC.

“Saya terima kasih atas kerja semua jajaran birokrasi yang sudah melakukan perintah dari pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi. Dan hasil dari efisiensi itu kita pergunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan gratis kepada seluruh masyarakat Jember," ungkapnya.

"Ini sejarah bagi Jember, belum pernah Jember mendapatkan predikat UHC prioritas. Baru hari ini setelah sebulan lebih sehari Bupati Baru Jember akhirnya mendapatkan UHC prioritas. Warga Jember di seluruh Indonesia bisa mendapatkan fasilitas kesehatan ketika mereka mengalami sakit," lengkapnya.

Sementara itu, Nurul (38) warga Desa Sidomulyo Kecamatan Silo mengatakan bahwa program ini memudahkan untuk masyarakat umum mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.

"Ini cukup mudah, hanya menunjukkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) sudah bisa dilayani di semua fasilitas kesehatan seluruh Indonesia malahan," ujar Nurul.

"Saya dengan empat orang anggota keluarga saya, ndak perlu was was ketika hendak mendapatkan layanan kesehatan," jelasnya.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Republik Indonesia David Bangun, yang datang khusus ke Kabupaten Jember mengucapkan bahwa program UHC Prioritas merupakan program yang bagus bagi masyarakat terutama bagi yang kurang mampu.

"Sejak 1 April lalu masyarakat Kabupaten Jember bisa mendapatkan layanan kesehatan cukup dengan membawa KTP saja. Tentu ini meringankan beban masyarakat apalagi masyarakat yang kurang mampu secara finansial," ungkap David Bangun.

"Saya juga mengapresiasi apa yang dilakukan Pemkab Jember dengan melakukan beberapa efisiensi. Dengan efisiensi ini, Pemkab Jember masih bisa mendaftarkan lebih dari 34 persen warga Kabupaten Jember," pungkasnya. (Ari)