JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN - Guna mendukung pengembangan objek wisata Monumen Kresek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun membangun infrastruktur sarana dan prasarana di lokasi wisata tersebut.

Pembangunan objek wisata Monumen Kresek yang ada di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun ini merupakan program prioritas Disparpora Kabupaten Madiun untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Salah satu bentuk peningkatan infrastruktur itu diantaranya program pengembangan talud penahan tanah irigasi dan jaringan pengairan lainnya, serta pembangunan talud penahan tanah area kios monumen kresek yang bersumber dari anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) APBD 2 Tahun Anggaran 2020.

Program pengembangan talud penahan tanah irigasi dan jaringan pengairan lainnya di area Monumen Kresek.
--------------------------------------------
Kepala Disparpora Kabupaten Madiun, Anang Sulistyono mengatakan, Monumen Kresek merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang menjadi target pembangunan. Karena, kawasan Monumen Kresek ini juga telah masuk sebagai Kawasan Strategis Pengembangan Pariwisata (KSPP) Provinsi Jatim. Selain itu juga dalam rangka merespons peluang wisata yang ada.

Pembenahan ini juga salah satu bentuk upaya Pemkab Madiun dalam mempersiapkan diri menyambut pembangunan kawasan wisata di Selingkar Wilis.

" Karena lokasi Wisata Monumen Kresek berada di area lereng gunung Wilis yang memiliki tingkat kerawanan bencana alam sehingga dipandang perlu dilakukan pembenahan untuk keamanan pengunjung," jelasnya.

Menurut dia, pembangunan talud di Monumen Kresek ini juga sebagai penahan tanah agar tidak terjadi longsor dan melindungi kios - kios yang berada diatasnya.

" Pembangunan ini kelanjutan dari pembangunan yang sudah ada sebagai penahan tanah agar tidak longsor. Karena diatas area yang dibangun ada lapak kios kuliner yang disediakan untuk para wisatawan," ungkapnya.

Selain melakukan perbaikan talud dan saluran irigasi, juga ada penambahan beberapa fasilitas di area Wisata Monumen Kresek sebagai peningkatan kualitas pelayanan dan memberikan kenyamanan serta keamanan pengunjung. Penataan pada sejumlah fasilitas itu seperti pembangunan kios baru bagi pedagang kuliner dan oleh-oleh, pendirian masjid, gazebo, pendestrian, tempat duduk, sumur pengairan dan kelistrikan serta
beberapa fasilitas umum lainnya.

Lebih lanjut dia katakan, targetnya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan percepatan Peningkatan Ekonomi Nasional (PEN) seperti yang dicanangkan pemerintah dimasa pendemi Covid - 19.

" Dua hal yang harus dijaga dan dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 ini pertama, pertumbuhan wisata harus tetap didorong dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Kedua, penambahan wisata baru harus mendasar pada kajian dan kearifan lokal," pungkasnya. (jum).


TERPOPULER