JATIMPOS.CO//KEDIRI - Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) menggelar Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP yang diadakan di 26 Kecamatan.
Pelaksanaan Sosialisasi sudah berlangsung di minggu yang lalu, dan kali ini digelar di Aula SMPN 1 Mojo.
Perwakilan Narasumber dari MKKS, Niam Isbat Futhona yang juga selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Pare, menekankan pentingnya soasialisasi tahun ini dari tahun sebelumnya karena ada beberapa hal yang berbeda.
"Hal ini sangat penting karena di tahun ini ada beberapa hal yang beda dengan tahun yang lalu. Untuk jalur prestasi, tahun lalu hanya ada sertifikat dan atau nilai raport tetapi tahun ini ada tambahan hasil TKA," tegasnya, Senin (11/5/2026).
Lanjut Niam, pagu per kelas tahun lalu masih diperkenankan lebih dari 32, untuk tahun ini semua SMP Negeri wajib maksimal 32 siswa. Selanjutnya sekolah diperkenankan untuk kurasi atau menyeleksi sertifikat yang digunakan untuk masuk lewat jalur prestasi.
"Hal ini sangat baik dengan demikian, adanya kesatuan pandangan antara pelaksana di SMP dan dari teman-teman SD. Selanjutnya akan disampaikan kepada siswa dan wali murid," pungkasnya. (priez)
