JATIMPOS.CO//SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat untuk menikmati kemeriahan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Sepanjang April hingga Juni 2026, Kota Pahlawan akan menjadi panggung berbagai atraksi mulai dari festival budaya, sport tourism, wisata malam, hingga geliat ekonomi kreatif yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. 

JATIMPOS.CO//SURABAYA - Langkah progresif Pemerintah Kota Surabaya dalam menangani persoalan perumahan rakyat mendapat sorotan positif dari pemerintah pusat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, secara langsung mengapresiasi kinerja Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat meninjau rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir.

JATIMPOS.CO//SURABAYA - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) resmi menjalin kerja sama konservasi internasional dengan iZoo Shizuoka, Jepang, melalui skema breeding loan atau peminjaman satwa untuk pembiakan. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam penguatan konservasi eks-situ sekaligus diplomasi hijau antara Indonesia dan Jepang.

JATIMPOS.CO//SURABAYA – Transformasi digital yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya perlahan tidak lagi sekadar menjadi proyek modernisasi teknologi, melainkan telah bergeser menjadi strategi besar dalam membentuk wajah baru kota metropolitan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, konsep smart city kini diarahkan bukan hanya untuk membangun sistem berbasis digital, tetapi juga mengubah pola hidup masyarakat perkotaan.

JATIMPOS.CO//SURABAYA - Wali Kota Eri Cahyadi kembali menyuarakan bahwa pembangunan Surabaya tidak semata bertumpu pada infrastruktur, melainkan pada penguatan karakter warga berbasis budaya “Arek” dan semangat gotong royong. Hal itu ia sampaikan saat berdiskusi dengan warga dalam program Kampung Pancasila di RW 05, Kelurahan Banjarsugihan.

JATIMPOS.CO//SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat sistem pengelolaan sampah secara terukur dan berbasis data. Langkah ini tidak hanya fokus pada jadwal pengangkutan, tetapi juga menyasar perhitungan kebutuhan fasilitas seperti tongbin di setiap Tempat Penampungan Sementara (TPS).