JATIMPOS.CO/KOTA MOJOKERTO - Suksesnya pelaksanaan pemilu 2024 mendatang tak lepas dari pengaruh tujuh elemen  masyarakat, yaitu pertama  penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), kedua  peserta pemilu (parpol dan perorangan), ketiga regulasi atau aturan main.

Kemudian, keempat masyarakat sebagai pemilih atau DPT-nya. kelima  pemerintah meliputi lurah hingga wali kota, keenam unsur TNI/POLRI, dan  ketujuh media/pers.

Hal itu disampaikan Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro saat  acara wibawa bersama rakyat secara humanis (Wirabhumi) untuk masyarakat madani, di Gedung Sabha Mandala Madya, Pemkot Mojokerto, Selasa (5/2/2023) malam.

Menurutnya, acara Wirabhumi ini menghadirkan Forkopimda Kota Mojokerto, untuk duduk bersama dan menyamakan persepsi bertekad kawal pemilu dengan baik, jujur, dan berintegritas. Apabila terdapat pelanggaran – pelanggaran Pemilu langsung tangkap, proses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mojokerto adalah episentrum Nusantara, maka dari itu suasana harus sejuk dan teduh. Kita semua terpanggil mensukseskan pemilu, waktu pemungutan kurang 8 hari.  Kita kawal pemilu dengan baik, jujur dan berintegritas. Serta berharap masyarakat antusias gunakan hak pilihnya, angka partisipasi 86% di tahun 2019 bisa naik di tahun ini menjadi 90%,” tutur Ali Kuncoro.

Pada kesempatan itu,  Pj Wali Kota memberikan nasihat pada semua undangan, dengan istilah kata – kata bijak yang bermakna baik, agar selamat dalam menjalankan kehidupan, bermasyarakat dan berbangsa. “Jangan pernah melubangi kapal dari dalam karena semuanya bakal tenggelam. Dan jangan meludah di piring yang kita makan karena bakal selesai semuanya,“ ucapnya.

Kegiatan Wirabhumi dengan tema kesiapan masyarakat Kota Mojokerto menghadapi Pemilu 2024, berlangsung gayeng dan nuansa keakraban, moderator Sekda Gaguk Tri Prasetyo, tamu undangan dari unsur Forkopimda, Kepala OPD Pemkot Mojokerto dan  wartawan yang bertugas di Pemkot Mojokerto.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel Somanonasa Marunduri menyampaikan, Pemilu sudah dekat, kurang 8 hari. Persiapan pihaknya sudah matang, beberapa kali sudah koordinasi  dengan Kodim 0815/Mojokerto. “Pengamanan pemilu personil kami dari Polresta Mojokerto siap siaga, nanti dibantu sama Kodim 0815/Mojokerto untuk kesiapsiagaan menghadapi pemilu 2024,” terang AKBP Daniel. S. Marunduri.

Kapolresta menambahkan, pihaknya juga membentuk tim saber pungli, yang dipimpin oleh kasatreskrim, untuk menindak pelaku pelanggaran Pemilu. “Kami sudah bentuk tim saber pungli sebagai langkah antisipasi bagi yang mengganggu ketertiban Pemilu 2024,” papar AKBP Daniel S. Marunduri.

Komandan Kodim 0815/Mojokerto, Letkol Inf M. Iqbal Prihatna mengungkapkan, Kodim 0815 Mojokerto mendukung sepenuhnya pengamanan pemilu 2024.

“Kami mengimbau peran serta menjaga kondusifitas Mojokerto. Dan peran kami membantu kepolisian dalam pengamanan pemilu,” tegas Letkol Inf M Iqbal Prihatna.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sunarto menegaskan terkait netralitas ASN dalam pemilu, jika ada yang mempunyai foto dan rekaman suara ASN yang mendukung salah satu calon, dirinya siapkan reward bagi pelapor.

“Bagi Lurah dan Camat yang mempunyai foto dan suara ada ASN yang mendukung salah satu calon dapat 2 kali lipat reward dari saya. Kemudian yang siap jadi saksi, rewardnya 10 kali lipat dari saya,” tandas Sunarto. (din)

TERPOPULER

  • Minggu Ini

  • Bulan Ini

  • Semua