JATIMPOS.CO/SURABAYA – Wali Kota Madiun, Maidi mendapatkan penghargaan Gus Muhaimin Award untuk kategori Tokoh Pembangunan Berbasis Aspirasi.
Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Abdul Muhaimin Iskandar kepada Wali Kota Madiun, Maidi di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (22/5/2022).
Menurut Wali Kota Madiun, Maidi selama tiga tahun kepemimpinannya, Pemerintah Kota Madiun tidak lepas dari sorotan tokoh-tokoh besar di Indonesia. Termasuk Cak Imin, sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar yang memilihnya sebagai tokoh pembangunan berbasis aspirasi.
"Saya terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Tidak salah Cak Imin memilih saya. Bagaimana tidak, pertumbuhan ekonomi Kota Madiun tertinggi di Jawa Timur di angka 4,73 persen pada 2021," ujarnya.
Prestasi yang diraih ini, menurutnya bukan tanpa bukti. Selama tiga tahun kepemimpinan, sudah banyak capaian yang berhasil diraih. Salah satunya, yaitu wajah Kota Madiun berubah semakin mengesankan.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) melesat hingga menempati peringkat kelima nasional. Kemudian, angka kemiskinan ekstrem terbawah, angka penganguran terendah serta angka stunting yang terus mengalami penurunan seiring upaya yang dilakukan pemkot.
"Apa yang dianugerahkan sesuai dengan kenyataan. Semua data riil itu bisa dilihat di BPS (Badan Pusat Statistik,red)," jelasnya.
Dengan diterimanya penghargaan itu, mantan Sekda Kota Madiun ini pun tidak langsung berpuas diri. Karena program pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 akan terus digenjot. Termasuk membangun ekosistem pengusaha yang kondusif demi mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat.
Sejumlah pembangunan yang berkesinambungan itu di antaranya Pahlawan Street Center (PSC), Ngrowo Bening, lapak UMKM, hingga yang terbaru adalah konsep kuliner kereta api di Jalan Bogowonto.
"Semua pembangunan kota itu nyata. Bukan sebuah rekayasa. Salah satu upayanya yakni dengan menyediakan sarana pembangunan yang berkesinambungan antara satu sektor dengan sektor lainnya. Sehingga, Kota Pendekar dapat menghipnotis jutaan pasang mata untuk berkunjung ke Kota Madiun, " pungkasnya. (kmf/jm).