JATIMPOS.CO/PROBOLINGGO – Tampilan wajah baru Alun alun kota Probolinggo pasca pembangunan trotoar pematusan rampung dikerjakan dan menjadi kawasan representatif yang dibutuhkan masyarakat untuk berbagai hal termasuk menjadi spot refreasing dan olahraga.
Revitalisasi ini merupakan wujud program Probolinggo Bersolek, khususnya di bidang infrastruktur dan Wali Kota dr. Aminuddin dan Wawali Ina Dwi Lestari meresmikan Alun alun ini bersama proyek infrastruktur lainnya, Sabtu (10/1) petang.
Dengan dibukanya lokasi tersebut, nampak antusias masyarakat menyaksikan wajah baru Alun-alun yang lebih luas dan tertata rapi. Ini dibuktikan dengan tepantaunya masyarakat yang melakukan aktifitas seperti berolahraga ataupun sekadar berjalan-jalan di kawasan tersebut.
Selain mengubah sisi pinggir Alun alun yang diharapkan dapat digunakan sebagai trek berolahraga dan Jalan santai, juga dilengkapi dengan banyaknya tempat duduk untuk rileks menikmati suasana kota. Begitu juga adanya lampu-lampu estetik dan bunga yang sedap dipandang. Kondisi ini pun diharapkan terus terjaga dengan kerja sama seluruh masyarakat. Karena ruang publik yang nyaman, bersih dan ikonik ini menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat.
“Ini tentunya menjadi suatu kebahagiaan bagi masyarakat Kota Probolinggo, karena hari ini kita telah meresmikan beberapa proyek dalam rangka untuk memperindah kota mewujudkan Probolinggo Bersolek,” kata Wali Kota Aminuddin.
Selain Alun-alun, sore itu beberapa proyek infrastruktur ikut diresmikan. Seperti Preservasi Jalan di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Panglima Sudirman, pintu masuk Pasar Baru di Jalan Panglima Sudirman, Sentra Wisata Kuliner (SWK) GOR. A Yani (sisi selatan dan pusat oleh-oleh Dekranasda.
“Alhamdulillah itu semua akan membuat suasana dan penampilan Kota Probolinggo lebih cantik,” ujarnya.
Wali Kota dr. Aminuddin pun memastikan kawasan Alun-alun tetap bersih dan rapi, bebas dari Pedagang Kaki Lima (PKL) maupun permainan. Untuk mewujudkan harapan itu, wali kota mengimbau masyarakat yang berkunjung di Alun-alun dapat turut serta menjaga fasilitas publik tersebut.
“Kita bersama-sama menjaga keindahan, kerapiannya. Ini semua juga akan terus kita evaluasi, nantinya juga kita akan terus percantik. Kita lihat pohon-pohon dan bunganya ini baru, rumput-rumputnya juga nanti masih akan tumbuh. Jadi jangan sampai rusak maupun hilang, mari tetap saling menjaga,” ungkapnya.
Sementara Ketua Dekranasda Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin menyampaikan ungkapan terima kasih dan mengapresiasi kinerja Pemkot serta seluruh pihak terkait untuk terus melakukan peningkatan-peningkatan kemajuan daerah.
Menurutnya Dekranasda merupakan wadah UMKM di Kota Probolinggo yang menghimpun semua kurasi produk menjadi potensi daerah yang memilik ciri khas budaya.
“Itu akan kami kumpulkan di Dekranasda. Sejalan dengan rencana Bapak Wali Kota Aminuddin Bu Wawali Ina, adanya commuter line akan menjadi pusat keramaian baru, maka kami memindahkan pintu haluan dengan menghadap ke jalan raya, sehingga untuk memudahkan wisatawan yang berkunjung dan membeli cinderamata maupun pusat oleh-oleh khas Kota Probolinggo mudah didapatkan,” ungkapnya.
Terkait keberadaan Alun alun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti menambahkan penataan dan pemanfaatan kawasan Alun-alun akan terus dilakukan koordinasi dan evaluasi bersama dengan instansi terkait.
“Belajar dari kawasan Alun-alun daerah lainnya, Alun-alun bukan dimanfaatkan untuk PKL. Apalagi, Alun-alun baru saja direvitalisasi. Kondisinya sekarang jauh lebih elok, cantik. Kami dari PUPR sudah melakukan revitalisasi. Selanjutnya, pemanfaatan dan penataannya juga akan melibatkan Perangkat Daerah terkait, seperti Satpol PP melakukan penertiban, DKUP pembinaan kepada para PKL, DLH juga akan berkontribusi terhadap tanaman-tamannya. Semoga kedepan masyarakat bisa menikmati Alun-alun dengan nyaman, dan turut serta menjaga,” katanya.
Dalam setahun kedepan, masa pemeliharaan Alun-alun pun masih tanggung jawab pihak ketiga dan diharapkan keberadaan Alun alun kota Probolinggo ini menjadi ikon representatif dan dapat memberikan kesan yang positif bagi wisatawan maupun masyarakat yang berkunjung dilokasi ini. (Sf/ADV)