JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN — dr. Purnomo Hadi resmi mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun periode 2026–2031 setelah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan definitif.

SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, kepada seluruh ketua DPC yang didampingi sekretaris dan bendahara masing-masing dalam agenda Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Manajemen Partai di Jawa Timur, Sabtu (4/7/2026).

Penyerahan SK dilakukan secara serentak kepada kepengurusan DPC PKB di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi partai.

Susunan pengurus DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026–2031 terdiri atas dr. Purnomo Hadi sebagai Ketua, Nuryanto sebagai Sekretaris, dan Wahyu Widayat sebagai Bendahara. Sementara itu, Muhtarom dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Madiun.

Kepengurusan baru tersebut kemudian disosialisasikan dalam agenda Pelaporan dan Penyerahan Aset, Sosialisasi Susunan Dewan Pengurus Cabang Masa Bakti 2026–2031, serta Sosialisasi Pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang yang digelar di Kantor DPC PKB Kabupaten Madiun, Selasa (7/7/2026).

Pada kesempatan itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun periode sebelumnya, H. Muhtarom, menyerahkan aset berupa kantor DPC PKB Kabupaten Madiun kepada kepengurusan baru sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan organisasi.

Selain menyerahkan kantor DPC, Mbah Tarom panggilan akrab Bupati Madiun dua periode itu juga memberikan dukungan secara pribadi berupa satu unit Toyota Avanza dan satu unit Daihatsu Xenia untuk menunjang operasional DPC PKB Kabupaten Madiun.

"Sebagai bentuk dukungan pribadi, bukan atas nama fraksi, saya menyerahkan satu unit Avanza dan satu unit Xenia agar operasional DPC PKB Kabupaten Madiun dapat berjalan lebih baik. Semoga PKB ke depan semakin maju dan sukses," ujar Mbah Tarom.

Muhtarom menjelaskan, kantor DPC PKB memiliki nilai historis dalam perjalanan partai. Menurut dia, aset yang sebelumnya berstatus hak pakai dan diserahkan kepada Nahdlatul Ulama (NU) kini dikelola oleh DPC PKB Kabupaten Madiun agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas organisasi.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026–2031, dr. Purnomo Hadi, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Muhtarom yang telah memimpin PKB Kabupaten Madiun selama lebih dari dua dekade.

Menurutnya, Muhtarom memiliki rekam jejak politik yang panjang, mulai sebagai anggota DPRD Kabupaten Madiun, Wakil Bupati Madiun periode 2003–2008, Bupati Madiun selama dua periode pada 2008–2018, hingga menjadi anggota DPR RI periode 2019–2024.

"Beliau memimpin PKB Kabupaten Madiun sejak 2004 hingga 2026. Kontribusi yang diberikan sangat luar biasa, baik dalam membesarkan partai maupun perjalanan politiknya," kata Dokter Pur, panggilan akrab Wakil Bupati Madiun.

Ia juga menilai loyalitas Muhtarom terhadap PKB tercermin melalui berbagai kontribusi nyata, mulai dari penyediaan lahan, pembangunan kantor DPC, hingga penyerahan berbagai aset untuk kepentingan partai.

"Saya sebagai penerus merasa salut. Semoga apa yang telah dilakukan beliau menjadi inspirasi bagi saya untuk melanjutkan perjuangan dan membesarkan PKB di Kabupaten Madiun," ujarnya.

Dokter Pur menegaskan kepengurusan baru dibentuk dengan mengedepankan prinsip loyalitas, komitmen, akhlakul karimah, dan konsistensi dalam mengembangkan partai. Menurutnya, PKB harus menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar kendaraan politik.

Ia mengatakan komposisi kepengurusan periode 2026–2031 merupakan kolaborasi antara pengurus senior dan wajah-wajah baru sebagai bagian dari proses regenerasi.

"Regenerasi tidak berarti meninggalkan yang lama. Justru kami menggabungkan pengalaman para senior dengan semangat pengurus baru agar PKB semakin solid dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," katanya.

Terkait target politik ke depan, Dokter Pur menegaskan kepengurusan baru akan bekerja untuk meningkatkan capaian PKB pada setiap momentum politik.

"Prinsipnya, hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan besok harus lebih baik dari hari ini. PKB terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Madiun yang memiliki komitmen dan semangat mengabdi melalui jalur politik untuk bersama-sama membesarkan partai serta memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (jum).